Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Chelsea vs Videoton, dan Rangkuman Hasil 7 Klub Besar di Liga Eropa

Lanjutan Liga Europa musim 2018/19 telah bergulir malam tadi (4&5/10/2018) WIB. Dari 24 klub yang berlaga di kompetisi tertinggi kedua di Eropa ini, total 69 gol tercipta dan hanya tiga pertandingan dengan hasil imbang. Sorotan utama terjadi pada pertandingan Chelsea kontra Videoton di Stamford Bridge.

The Blues berhasil menang tipis dengan skor 1-0 kala menjamu klub asal Hungaria Videoton FC. Mendominasi selama laga berlangsung, total 24 tembakan dilesatkan anak asuh Maurizio Sarri tersebut. Namun, hanya lima di antaranya yang ke arah gawang dan satu yang berbuah gol.

Adalah Alvaro Morata yang menjadi pahlawan kemenangan Chelsea. Golnya menyambut sundulan Willian Borges berhasil membuat Chelsea unggul 1-0 sampai pertandingan usai. Gol tersebut adalah yang pertama buat Morata sejak 18 Agustus silam kontra Arsenal. Dengan Hasil tersebut, Chelsea kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 6 poin.

Usai laga, Sarri pun turut senang dan sedikit bergurau terhadap aksi Morata di lapangan. Pelatih berkebangsaan Italia itu mengatakan ingin melihat Morata menangis setiap saat, merujuk pada selebrasi Morata yang menangis kepada Willian usai cetak gol.

Liga malam Jumat, sebutan penggemar sepak bola Indonesia terhadap Liga Europa. Kompetisi ini dianggap tidak seru dan kurang penting dibanding Liga Champions. Namun, pekan ini membungkam pernyataan tersebut. Matchday 2 Liga Europa pekan ini kerap menghadirkan laga seru tak terduga, dan banyak drama terjadi di menit-menit akhir.

Selain laga Chelsea kontra Videoton, ada setidaknya 7 klub besar yang berlaga di Liga Europa malam tadi. Berikut rangkuman hasil pertandingan ketujuh klub tersebut.

1. Apollon vs Marseille: unggul 2 gol lebih dulu, Marseille ditahan imbang 2-2

Bertandang ke markas klub Siprus Apollon, Marseille harus pasrah ditahan imbang 2-2. Bermain dengan mengistirahatkan pilar beberapa penting, sebenarnya Marseille sudah hampir membawa pulang tiga poin setelah unggul 0-2, tapi nasib berkata lain.

Adalah Dimitri Payet (50’) dan Luiz Gustavo (67’) yang membuat publik tuan rumah bungkam. Apollon yang tertinggal dua gol tak mengendurkan permainan. Pada menit ke-74, pemain pengganti Sasa Markovic mengecilkan defisit ketinggalan menjadi 1-2. Barulah seisi Stadion GSP bergemuruh usai Emilio Zelaya mencetak gol pada menit ke-90.

2. Vorskla vs Sporting Lisbon: Sporting menang dramatis 1-2

Bertandang ke Stadion Oleksiy Butovsky Vorskla, kandang FC Vorskla Poltava, Sporting Lisbon menang dramatis. Menjelang akhir laga, klub Portugal yang sudah selangkah menuju poin nol, tiba-tiba berbalik mendulang tiga poin. Bagaimana bisa?

Vorskla yang unggul lebih dulu pada menit 10, lewat gol Vladyslav Kulach, langsung bermain defensif dan hanya mengandalkan serangan balik. Sporting yang begitu mendominasi pun kesulitan menembus pertahanan kokoh tuan rumah.

Seperti sudah kalah, Sporting justru bisa berbalik menang secara dramatis. Adalah gol pada menit ke-90 dan 90+3 dari Fredy Montero dan Jovane Cabral yang membuat Sporting pulang dengan tiga angka. Saat ini, klub Portugal ini berada di posisi kedua dengan 6 poin, hanya selisih gol dari pemuncak Arsenal.

3. Eintracht Frankfurt vs Lazio: Kartu merah dua kali, Lazio kalah telak 4-1

Lazio yang bertamu ke kandang Frankfurt harus mengakui keperkasaan tim asal Jerman itu. Pertandingan tersebut diwarnai dua kartu merah untuk Lazio. Frankfurt yang bermain di depan pendukungnya sendiri pun berhasil membawa pulang 3 poin.

Babak pertama Gol dicetak Danny da Costa (4’) dan Filip Kostic (28’) untuk Frankfurt, dan Lazio lewat Marco Parolo (23’). Jelang babak usai, I Biancoceleste harus ditinggal Dusan Basta setelah mendapat kartu kuning kedua.

Frankfurt yang memanfaatkan keunggulan pemain di babak kedua menambah gol lewat Luka Jovic (52’). Lazio harus bermain dengan sembilan orang setelah Joaquin Correa dikartu merah pada menit 58. Brace Da Costa di menit 94 pun menutup laga dengan skor 4-1.

4. Krasnodar vs Sevilla: Sevilla kalah mengejutkan 2-1

Juara Liga Europa lima kali, Sevilla, secara mengejutkan ditekuk klub asal Rusia Krasnodar di kandangnya dengan skor 2-1. Hasil tersebut menghentikan tren positif menang empat kali beruntun Sevilla di semua ajang. Mereka juga harus rela merosot ke posisi dua, tersusul Krasnodar.

Bermain dengan level yang sama sepanjang laga, Sevilla unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Charles Kabore. Tuan rumah yang tak mau kalah di depan publiknya pun membalas. Dua gol mereka cetak dari pemain bangku cadangan, Krasnodar pun menutup laga dengan kemenangan. Adalah Mauricio Pereira dan Tornike Okriashvili yang menjadi aktor menangnya Qarabag.

5. Bayer Leverkusen vs AEK Larnaca: Leverkusen menang dramatis 4-2

Bayer Leverkusen mengakhiri perlawanan tim Liga Siprus, AEK Larnaca dengan skor 4-2. Pertandingan yang berlangsung di BayArena tersebut berakhir dramatis. Kedua klub yang pantang menyerah hingga akhir mampu mencetak tiga gol jelang laga usai.

Larnaca unggul lebih dulu lewat gol Ivan Trickovski pada menit 25. Sebelum babak satu usai, menit ke-44 Kai Havertz berhasil menyamakan kedudukan. Drama terjadi di babak kedua, setelah Lucas Alario memperlebar jarak lewat bracenya menit 49 dan 88, Larnaca memperkecil kembali ketertinggalan pada menit 91 lewat Dimitris Raspas. Barulah gol Julian Brandt (92’) memastikan kemenangan 4-2 Leverkusen.

6. Qarabag vs Arsenal: dua pemain muda bawa Arsenal menang 3-0

Turun dengan skuat pelapis, Arsenal menang mudah menghadapi Qarabag pada laga Grup E. Dengan hasil tersebut, The Gunners kokoh di puncak klasemen dengan torehan enam poin dari dua laga yang telah dilakoni.

Arsenal yang mendominasi jalannya laga membuka skor lewat bek tengah mereka, Sokratis Papastathopoulos, pada menit keempat. Babak kedua, armada Unai Emery menambah gol lewat dua pemain muda, Emile Smith Rowe (53’) dan Matteo Guendouzi (79) serta mengakhiri perlawanan Qarabag.

7. AC Milan vs Olympiakos: comeback Milan pada 15 menit terakhir

Bermain di San Siro, publik AC Milan mulai khawatir ketika Olympiakos unggul terlebih dahulu. Pasalnya, pada pertandingan Liga Europa sebelumnya I Rossoneri hanya unggul tipis 1-0 lawan tim asal Luxemburg Dudelange. Namun akhirnya mereka bisa menang 3-1.

Miguel Angel Guerrero jadi aktor yang membawa Olympiakos unggul lebih dulu pada menit ke-14. Ketinggalan membuat Milan gencar menyerang, tapi tak berhasil berbuah gol meski melepas 12 tembakan. Usai turun minum, Olympiakos lebih bermain terbuka. Pertandingan berjalan semakin alot buat armada Gennaro Gattuso, mereka hanya mencatat satu tembakan ke arah gawang sampai tengah babak kedua.

Titik balik baru terjadi saat Patrick Cutrone dimasukkan pada menit 63. Striker berusia 20 tahun tersebut sukses membalikan keadaan lewat bracenya pada menit 70 dan 79. Gonzalo Higuain juga ikut andil dalam kemenangan tersebut, lewat satu gol pada menit 76. Milan pun menang 3-1 atas Olympiakos dan membuat mereka kokoh di puncak klasemen Grup F dengan 6 poin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *